Harmoni Karya dan Ragam Bahasa di Panggung Festival Bulan Bahasa

SMA Negeri 4 Magelang sedang diselimuti kegembiraan dan keseruan karena memperingati
festival bulan bahasa. Festival Bulan Bahasa adalah perayaan yang dilakukan setiap tahunnya di bulan Oktober dan pada tanggal 14 Oktober 2026 SMA Negeri 4 Magelang memperingati Festival Bulan Bahasa dengan mengadakan lomba antar kelas.

Lombanya antara lain yaitu monolog, english speech, sesorah, membaca puisi, paduan suara, duta baca, komik digital, dan pojok baca. Monolog adalah seni pertunjukan teater tunggal, lomba ini diadakan di school theatre. Monolog yang diceritakan berjudul Mata Air Mata, lomba monolog diwakilkan oleh satu siswa di setiap kelas dengan dibantu tim beranggotakan empat orang untuk menata panggung dan sebagai operator sound. Selanjutnya ada lomba english speech yaitu lomba pidato bahasa Inggris, perwakilan lomba dapat memilih satu topik yang ingin ditampilkan. Durasi yang dibawakan setiap peserta yaitu 5 menit, lomba ini dilaksanakan di ruang arsip. Lalu ada lomba sesorah yang dilaksanakan di ruang seni, naskah sesorah dapat dipilih sendiri sesuai dengan syaratnya. Selanjutnya ada juga lomba membaca puisi yang dilakukan di lab biologi, peserta membacakan dua puisi yaitu puisi wajib berjudul Kepada Kawan karya Chairil Anwar dan puisi pilihan.

Lalu ada lomba paduan suara yang diwakilkan sepuluh siswa, lomba ini bertema “Peran
Pemuda Sebagai Pilar Masa Depan Bangsa”. Lomba ini menyanyikan lagu yang berjudul Rukun Sama Teman yang dilaksanakan di ruang audio visual. Selanjutnya ada lomba duta baca yang diadakan di Smart Classroom, lomba ini dilakukan untuk memilih duta baca yang akan menjadi perwakilan SMA Negeri 4 Magelang. Lomba duta baca ini ada tiga tahapan yaitu pre-penyisihan, penyisihan, dan grand final. Ada juga lomba komik digital yang diadakan di lab bahasa, komik digital ini bertema Nusantara dalam Kanvas Digital. Yang terakhir ada lomba pojok baca yang diadakan di kelas masing-masing, setiap kelas akan membuat pojok baca dengan ketentuan yang sudah ditetapkan.

Gambar 1: Lomba duta baca

Dengan adanya lomba-lomba tersebut diharapkan siswa-siswi SMA Negeri 4 Magelang dapat mengembangkan potensi serta menambah pengalaman dengan mengikuti lomba di festival bulan bahasa. Ada juga beberapa lomba yang akan memilih yang paling terbaikuntuk tampil di acara puncak festival bulan bahasa pada tanggal 20 Oktober 2026. Semoga festival bulan bahasa dapat terus dilaksanakan dengan lebih seru lagi di SMA Negeri 4 Magelang tahun depan

[20/10/2026] Hari ini, SMA Negeri 4 Magelang sedang mengadakan Puncak Festival Bulan Bahasa “Memperkukuh Kecintaan dan Kebanggaan Terhadap Bahasa dan Budaya Indonesia” di Amphitheater
SMA Negeri 4 Magelang dan disaksikan oleh seluruh warga sekolah. Kegiatan ini dimulai dengan pembukaan oleh MC, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa oleh Ibu Siti Alwiyah, S.Ag, M.Pd, sambutan Ketua Panitia Bulan Bahasa, Ibu Dra. Azmil Laily Rosyidah, dan Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Magelang, Ibu Kuntari Purwaningsih S.S.

Setelah itu, dilanjut dengan penampilan tari tradisional dari tim tari perempuan kelas XI-8 yang membangunkan antusias warga SMA Negeri 4 Magelang untuk menyaksikan rangkaian acara selanjutnya. Tak kalah menarik, ada pula penampilan finalis lomba monolog yang membuat penonton nyaris tak berkedip karena terbawa suasana oleh hebatnya finalis dalam berekspresi. Sebagai selingan, penampilan duet beberapa lagu oleh Kak Nathan dan Kak Anan juga menjadi hiburan bagi penonton.

Setelah itu, penampilan dari finalis lomba pidato Bahasa Inggris yang pastinya sangat keren. Setiap finalis membawakan pidato dengan tenang, santai, dan tentunya percaya diri. Selanjutnya adalah duet menyanyi oleh Bu Atik dan Pak Yono. Para penonton ikut bernyanyi dan menikmati lagu yang dibawakan. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan final lomba baca puisi yang menampilkan kemampuan para finalis dalam membawakan puisi dengan penghayatan dan ekspresi yang mendalam. Suasana semakin meriah dengan penampilan tim tari laki-laki kelas XI-2 yang turut memeriahkan panggung Puncak Festival Bulan Bahasa. Setelah itu, para finalis lomba sesorah menunjukkan kemampuan mereka dalam menyampaikan pidato dengan baik dan penuh percaya diri.

Memasuki waktu istirahat, sholat, dan makan (ISHOMA), kegiatan sempat dijeda sebelum akhirnya MC kembali mengajak warga SMA Negeri 4 Magelang berkumpul kembali di lapangan untuk melanjutkan acara. Kali ini, panggung dimeriahkan oleh penampilan duet trio sekaligus berlima. Penampilan tersebut membuat para penonton terbawa suasana oleh beberapa lagu yang dibawakannya.

Kemudian, tibalah final lomba paduan suara. Setiap finalis menampilkan kemampuan bernyanyi secara berkelompok dengan membawakan lagu “Rukun Sama Teman”. Kegiatan dilanjutkan dengan suasana tegang yang menyelimuti penonton dalam menyaksikan debat para finalis lomba Duta Baca yang menguji kemampuan mereka dalam menyampaikan pendapat, menyusun argumen, serta menanggapi pandangan lawan debat.

Salah satu momen yang paling menghidupkan suasana adalah penampilan duet Pak Ben dan Bu Pur. Penampilan keduanya berhasil mengundang antusiasme warga sekolah. Beberapa guru dan siswa bahkan ikut maju untuk bernyanyi dan meramaikan suasana. Tawa, tepuk tangan, dan nyanyian bersama membuat suasana lapangan semakin pecah.

Setelah berbagai penampilan dan perlombaan berlangsung, tibalah momen yang paling ditunggu-tunggu, yaitu pengumuman pemenang lomba. Para peserta menantikan hasil dari usaha dan persiapan yang telah mereka lakukan. Mulai dari lomba monolog, baca puisi, pidato bahasa Inggris, sesorah, paduan suara, pojok baca, hingga Duta Baca. Para pemenang dari setiap kategori menerima piala dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas semangat serta usaha yang telah mereka berikan. Khusus bagi para pemenang lomba Duta Baca, penghargaan juga dilengkapi dengan penyematan selempang. Pengumuman ini menjadi penutup yang membanggakan sekaligus bentuk penghargaan bagi para siswa yang telah berpartisipasi dalam memberikan penampilan terbaiknya dalam Festival Bulan Bahasa SMA Negeri 4 Magelang tahun 2026.

Gambar 2: Pengumuman pemenang

Melalui kegiatan ini, Festival Bulan Bahasa tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan bakat dan
kemampuan siswa, tetapi juga menjadi wadah untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan
budaya Indonesia. Berbagai penampilan dan perlombaan yang diselenggarakan diharapkan dapat
meningkatkan semangat warga sekolah untuk terus melestarikan bahasa dan budaya bangsa

Penulis: Kinnar Aulia Putri Salsabila dan Sabita Putri Saskia