5S Sebagai Budaya yang Ajeg di SMAPA

5S (senyum, salam, sapa, sopan dan santun) adalah lima budaya yang kental dengan masyarakat Indonesia. Generasi dari berbagai kalangan diharapkan mampu memupuk budaya 5S ini agar tidak punah dan tetap menjadi sebuah pola dalam masyarakat terutama pelajar. Di SMA N 4 Magelang atau SMAPA, budaya 5S sudah ajeg dilakukan tiap hari oleh warga sekolah. 

Mengapa dikatakan telah ajeg dilakukan? Dikatakan telah ajeg dilakukan karena setiap harinya warga SMAPA telah menerapkan budaya 5S ini. Setiap pagi, para guru yang sedang bertugas piket akan menyambut siswa-siswi dengan membawa senyuman dan sapaan yang penuh hangat. Tak hanya saat pagi hari saja, penerapan budaya 5S ini akan berlangsung hingga bel pulang berbunyi. Jika kita memasuki area SMAPA di jam pembelajaran, kita akan menemukan suasana yang kondusif. Suasana ini dapat tercipta karena perilaku santun siswa kepada gurunya disetiap kegiatan yang ada. Telisiklah setiap sudut di SMAPA maka kalian akan menemukan situasi yang teratur antar warga sekolah dengan kesantunan dan kesopanannya. 

Tak hanya dikegiatan sehari-hari, budaya 5S juga selalu diterapkan dalam event di SMAPA seperti classmeeting, SMAPAMORFOSA, dan kegiatan lainnya. Seperti classmeeting tahun 2024 yang diawali dengan senyum, salam, dan sapa seluruh warga SMAPA. Bayangkan saja jika setiap kegiatan pembelajaran maupun event seperti classmeeting ini tidak dibarengi dengan senyuman, sapaan, kesopanan, kesantunan, dan salam hangat dari setiap warga sekolah. Tentu saja kegiatan tersebut tidak dapat terlaksana dengan baik dan teratur bukan?.

Gambar 1. Menyambut kedatangan siswa pada pagi hari.

Classmeeting tahun ini mengangkat tema Fightory Rover yang mengibaratkan siswa-siswi yang bertarung bagaikan bajak laut dengan semangat yang membara untuk meraih kemenangan dalam event classmeeting. Walau bermakna meraih kemenangan, kesopanan dan kesantunan tetap dijunjung tinggi para siswa dalam bentuk sportivitas antar peserta lomba, yang menggambarkan betapa ajegnya budaya 5S di SMAPA.

Selama event classmeeting ini kita dapat lebih mengambil kesimpulan bahwa menerapkan 5S bertujuan sebagai upaya untuk meretas menurunnya etika dan moral diberbagai kalangan, khususnya generasi masa kini karena jati diri pada nilai-nilai luhur mulai luntur. Sehingga budaya senyum, sapa, salam, sopan, santun merupakan cerminan karakter luhur yang perlu kita junjung tinggi di SMAN 4 Kota Magelang. Tantangan semakin besar pada masa kini, maka dari itu lingkungan pendidikan memiliki peran yang sangat penting, sehingga diharapkan dapat mencegah pergeseran etika dan moral yang terjadi. Dengan demikian, interaksi antara para siswa, guru, dan staf SMA N 4 Magelang dapat lebih aman, nyaman dan harmonis.

Festival Seni Islam 2023

Tahun 2023 ini, Gerakan Pemuda Rohis SMAPA atau yang lebih kerap disapa dengan GPRS kembali mengadakan acara tahunannya yang paling

Read More »

CLASSMEET SMAN 4 MAGELANG

SMAN 4 Magelang usai kegiatan penilaian akhir semester mengadakan classmeet yang memiliki tema Askadakara Sanjaya : bersinar selamanya untuk meraih

Read More »