Masa Orientasi Pramuka (MOP) merupakan kegiatan kepramukaan yang tidak hanya sekedar perkenalan dengan organisasi kepanduan dan penyematan peserta didik baru sebagai anggota Pramuka. Melainkan kegiatan MOP juga sebagai wadah untuk membentuk karakter, penanaman nilai-nilai luhur, serta untuk mengembangkan potensi diri setiap peserta didik baru. Kegiatan MOP kembali diselenggarakan pada tanggal 17-18 Juli 2025, di SMAN 4 Magelang.
Pada hari pertama, kegiatan ini diawali dengan apel pagi yang dilaksanakan di lapangan upacara SMAN 4 Magelang, 17 Juli 2025. Kegiatan masa orientasi Pramuka ini kemudian dibuka oleh Ibu Kuntari Purwaningsih, S.S. selaku pembina apel. Setelah apel pagi selesai, para peserta kemudian kembali ke kelas masing-masing untuk presensi dan menuju ke gedung aula untuk mengikuti kegiatan selanjutnya.
Dalam kegiatan masa orientasi Pramuka tentunya para peserta akan diberikan materi-materi dasar kepramukaan. Materi tersebut disampaikan oleh Bapak Muhammad Asbi, S.Pd. selaku pembina Pramuka. Beliau menyampaikan berkaitan dengan definisi Pramuka, sejarah Pramuka, tujuan gerakan Pramuka sebagai wadah untuk membentuk watak serta kepribadian yang kuat, dan yang lainnya. Di akhir materi, terdapat quiz tanya jawab mengenai materi yang tadi disampaikan oleh pemateri.
Kegiatan selanjutnya pengenalan struktur dewan serta program kerja organisasi Bantara yang disampaikan oleh Bapak Ahmad Arif R I, S.Pd.I., M.Pd. selaku K.A Gudep Bantara. Setelah itu acara diisi dengan materi keagamaan mengenai iman dan takwa yang bertujuan untuk menanamkan kesadaran dan pengamalan nilai-nilai keagamaan, serta membentuk karakter yang berakhlak mulia. Materi keagamaan Islam disampaikan oleh Ibu Siti Alwiyah, S.Ag, M.Pd. selaku K.A Gudep Bantara, di gedung aula. Sementara siswa-siswi yang beragama Kristen dan Katolik, materi keagamaan didampingi oleh Bapak Benedictus Imanuel A, S.Pd. dan Bapak Mulyono, S.Pd. di gedung school theater.

Kemudian acara dilanjutkan dengan game lapangan di lapangan timur SMAN 4 Magelang. Beberapa permainan lapangan seperti baju balon, pembawa tongkat, estafet karet, serta joget balon yang digabung menjadi satu permainan menjadikan game lapangan ini bukan sekedar hiburan tetapi juga bagian dari proses adaptasi dan membentuk karakter siswa untuk mampu bekerja sama. Game lapangan kemudian berhasil dimenangkan oleh kelas X-6.

Setelah game lapangan berakhir, para peserta kemudian kembali ke gedung aula untuk melaksanakan latihan pentas seni yang akan diselenggarakan di hari kedua MOP hingga akhir kegiatan.
Hari kedua pada kegiatan MOP tanggal 18 juli 2025 dimulai dengan pembukaan apel pagi, lalu dilanjutkan dengan presensi setiap siswa. Memasuki acara berikut, penampilan pentas seni oleh setiap kelas. Penampilan yang ada begitu kreatif dari para siswa berhasil memeriahkan kegiatan MOP pada hari kedua. Pada penampilan pentas seni ini para siswa belajar cara bekerja sama serta memupuk rasa soladaritas satu sama lain.

Setelah pentas seni selesai, dilanjutkan dengan pengenalan organisasi Bantara, serta pemberian Reward Wings bagi para peserta didik yang ingin mendaftar menjadi bagian dari Bantara. Pada kegiatan selanjutnya adanya Assement MPLS Ramah untuk Literasi Membaca dan Numeric yang dikerjakan oleh seluruh peserta didik guna untuk mengetahui tingkat kemampuan setiap peserta. Berikutnya diisi oleh Bank BPD DIY yang melakukan sosialisasi mengenai “Cerdas Keuangan untuk Hidup yang Lebih Baik” serta bahaya pinjol illegal. Acara selanjutnya pemberian hadiah kepada kelas dengan penampilan pentas seni paling meriah, menarik dan kompak. Pemberian Hadiah diberikan oleh Bapak M. Yeni Wahab, S.Pd dan Bapak Ahmad Arif R I, S.Pd.I., M.Pd. Pemberian hadiah ini juga sebagai penutupan serangkaian kegiatan yang telah dilalui. Pada kegiatan MOP kali ini diharapkan para peserta tidak hanya lebih mengenal lingkungan belajar, tetapi juga siap untuk menjadi bagian aktif sebagai warga sekolah.