Workshop “Jurnalis Muda”: Menjawab Tantangan bagi Para Jurnalis Muda di Era Digital

Pada Kamis dan Jumat, 7–8 Mei 2026, Senopati Jurnalistik (PATINALIS) SMA Negeri 4 Magelang kembali menyambut para jurnalis muda dalam acara Workshop Jurnalis Muda. Acara ini dilaksanakan di School Theater SMA Negeri 4 Magelang dan diikuti oleh delegasi dari 18 SMA/K Kota dan Kabupaten Magelang, serta perwakilan dari seluruh organisasi SMA Negeri 4 Magelang.

Tahun ini, Workshop Jurnalis Muda mengusung tema ” Open Mic Fest : Suara Jurnalistik di Era Digital”. Tema tersebut dipilih untuk membekali para jurnalis muda agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Acara pada hari pertama dibuka oleh Elisabeth Valery Cleonima dan Kalila Zachrotu Rosita selaku pembawa acara.

Gambar 1: Pembukaan acara oleh Elisabeth Valery Cleonima dan Kalila Zachrotu Rosita.

Kemudian dilanjut dengan sambutan dari Ibu Kuntari Purwaningsih, S.S. selaku Kepala SMA Negeri 4 Magelang, serta Alvaro Emir selaku Ketua Panitia. “Saya sangat berterima kasih kepada segenap pihak yang telah mendukung terlaksananya acara ini. Saya harap ilmu yang diberikan oleh narasumber dapat bermanfaat bagi teman-teman jurnalis muda yang berkumpul di sini,” ucap Alvaro dalam sambutannya.

Sesi pertama diisi oleh pemaparan materi dari Bapak Muji Solihin yang menjelaskan tentang pemanfaatan AI secara bijak dan tepat untuk keperluan jurnalistik. Setelah sesi tersebut ditutup, Bapak Irawan Gepy Kristianto dari Rumah Jengkar hadir untuk mengisi sesi berikutnya. Beliau menanamkan prinsip ” think less, feel more ” yang diharapkan dapat memotivasi para jurnalis muda agar tidak terlalu banyak overthinking sebelum mulai berkarya. Beliau juga menekankan, “Kalau kalian suka, lakukan. Kalau tidak suka, tidak usah dilakukan.” Karena baginya, seorang jurnalis harus mampu menghasilkan produk jurnalistik dengan penuh rasa agar dapat membangun persepsi positif bagi pembaca.

Gambar 2: Seluruh peserta menyimak pembekalan materi.

Setelah jeda istirahat, sesi berikutnya masih diisi oleh Rumah Jengkar, namun kali ini bersama Kakak Yongki Pardamean Simanjuntak dan Kakak Ilham Nasruddin Djawara. Mereka memaparkan materi tentang personal branding, khususnya mengenai bagaimana seorang jurnalis harus menjaga citranya agar tetap dipercaya oleh masyarakat. Antusiasme peserta terlihat jelas saat sesi ditutup dengan tanya jawab.

Acara belum selesai sampai di situ, karena pada sesi berikutnya, hadir pula Ibu Rahayuningtyas dari Radio Magelang FM yang kini menjabat sebagai Pranata Humas Pemerintah Kota Magelang, dan beliau kerap diberi tugas untuk menyusun naskah sambutan yang akan dibaca oleh Walikota Magelang. Beliau membagikan pengalamannya sekaligus mengajarkan teknik menulis yang sesuai dengan etika jurnalistik. “Jurnalistik bukan soal profesi, tapi soal cara berpikir dan cara menyampaikan,” tutur Ibu Rahayuningtyas di akhir sesi.


Hari pertama Workshop Jurnalis Muda ditutup dengan misi yang menarik, yaitu para peserta ditantang untuk berlatih menulis artikel mengenai jalannya kegiatan di hari pertama tersebut.

Pada hari berikutnya, para peserta kembali berkumpul di School Theater SMA Negeri 4 Magelang untuk mengikuti rangkaian hari kedua. Acara diawali dengan sorak sorai meriah saat pembawa acara mengumumkan lima peserta dengan artikel terbaik, yaitu:

  1. Delegasi SMA Negeri 1 Mungkid, Claresta Aulia Zahra
  2. Delegasi SMA Taruna Nusantara, Amanda Bisca
  3. Delegasi SMA Negeri 5 Magelang, Nur Alvindrasman
  4. Delegasi SMA Negeri 1 Ngluwar, Kaylila Ashifa Fajri
  5. Delegasi MA Negeri 1 Magelang
Gambar 3: Pemberian hadiah bagi para penulis artikel terbaik.

Kemudian, acara dilanjut dengan sesi penyampaian materi terakhir oleh Bapak Ferganata Indra, seorang jurnalis fotografi dari KOMPAS TV. Beliau menyampaikan beberapa kode etik jurnalistik, salah satunya yaitu seorang jurnalis harus mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan, agar dapat diterima dengan baik.

Rangkaian acara pun ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol semangat dari jurnalis muda di SMA/K Kota dan Kabupaten Magelang. Dengan berakhirnya sesi tersebut, berakhir pula seluruh rangkaian Workshop Jurnalis Muda 2026 yang diharapkan dapat melahirkan generasi jurnalis yang mampu bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Gambar 4: Foto bersama sebagai penutup acara Workshop Jurnalis Muda 2026.

Penulis: Namira Alfa Nafeeza