Dunia jurnalistik terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan perubahan zaman. Untuk menjawab tantangan tersebut, Panembahan Senopati Jurnalistik (PATINALIS), menggelar workshop “Jurnalis Muda” — Modern Jurnalistik pada tanggal 24-25 Februari 2025. Bertempatkan di school teater, acara ini bertujuan untuk membekali para jurnalis muda SMA/K se-kota dan kabupaten Magelang dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan perkembangan jurnalistik modern.
Workshop yang diselenggarakan selama dua hari ini menghadirkan guest star yaitu KOMPAS TV, Magelang Ekspres, thephotoworks, dan TVRI Yogyakarta. Peserta yang hadir merupakan perwakilan dari 30 SMA/K se-kota dan kabupaten Magelang. “Jangan ragu untuk bertanya karena ini merupakan kesempatan langka yang sayang untuk disia-siakan.” ujar Deo Valent, selaku ketua panitia.
Ibu Ruri Purnamawati, S.Pd., selaku PLT Kepala SMAN 4 Magelang juga menyampaikan agar para peserta menjadi jurnalis yang kompeten karena di era sekarang jurnalistik sangatlah dinamis.
Di era sekarang banyak orang yang menghabiskan waktunya dengan internet. KASUBAG TU Cabang Dinas Wilayah VIII dalam sambutannya menyampaikan harapan agar para jurnalis muda memberikan informasi yang faktual di dalam internet. Beliau juga mewakili pemukulan gong sebagai pembukaan secara simbolis. Suara gong yang menggema menandai dimulainya perjalanan para jurnalis muda dalam menggali ilmu dan mencari pengalaman baru.
Setelah acara pembukaan, peserta mengikuti sesi inti workshop yang diisi oleh narasumber berpengalaman dari media massa lokal dan nasional. Narasumber berbagi pengetahuan tentang teknik penulisan berita, etika jurnalistik, fotografi, produksi televisi, hingga pemanfaatan media digital dalam jurnalistik.
Bapak Fergenata Indra (KOMPAS TV) menyampaikan tentang fotografi jurnalistik. “Dalam jurnalis, yang terpenting adalah foto yang menangkap moment yang sedang terjadi.”, ucapnya. Beliau juga menceritakan pengalamannya sebagai fotografi jurnalistik.
Bapak Irawan Gepy (thephotoworks) juga menyampaikan terkait fotografi. Dalam jurnalistik, fotografi tentunya menjadi salah satu hal yang harus dipelajari para jurnalis muda, khususnya di era modern. Tak lupa beliau memberikan tips memotret yang tepat dengan menggunakan handphone. Dengan ini, para peserta tidak hanya bergantung pada kamera, tetapi bisa memanfaatkan media elektronik apapun yang mereka punya. Tips ini sangat membantu para jurnalis untuk mengabadikan momen mereka dengan menghemat budget dan menghasilkan karya yang berkualitas.
Bapak Imron Rosadi (Magelang Ekspres) memulai sesinya dengan menjelaskan prinsip dasar menulis berita. Beliau juga menjelaskan tentang struktur penulisan berita yang efektif, yaitu menggunakan piramida terbalik. Informasi terpenting diletakkan di bagian awal berita (lead), diikuti dengan informasi pendukung yang disusun secara sistematis.
Workshop ini juga diisi dengan kegiatan praktik pada hari kedua, yaitu cara memproduksi berita yang baik dan benar seperti menyiarkan berita, penulisan berita, dan menjadi produser. Peserta diajak untuk aktif berdiskusi dan berkolaborasi, sehingga dapat mengasah kemampuan jurnalistik mereka secara langsung.
Ibu Siwi Lungit (TVRI) menjelaskan materi mengenai produksi berita. Diawali dengan pemutaran video pengenalan stasiun televisi TVRI Yogyakarta dan cerita pengalaman beliau di dunia jurnalis sebagai presenter dan reporter. Peserta terlihat sangat aktif dengan memanfaatkan kesempatan bertanya kepada Ibu Siwi Lungit secara langsung. Interaksi antara narasumber dan peserta membawa para jurnalis muda untuk mengembangkan pengetahuan mereka terkait produksi berita.
Dipandu Ibu Siwi Lungit, peserta terbagi menjadi tujuh kelompok untuk membuat sebuah berita. Peserta diwajibkan mempersiapkan penyiaran berita mereka masing-masing. Sementara sebagian kelompok menyiarkan berita, kelompok lainnya diarahkan ke kebun bibit untuk melakukan praktik berikutnya. Pada praktik ke-dua ini, peserta harus memotret dan memberikan deskripsi atau penjelasan pada foto yang mereka unggah.
Workshop kali ini ditutup dengan evaluasi karya foto serta artikel oleh Bapak Imron Rosadi yang membuat suasana semakin menarik. Dalam sesi evaluasi, beliau menyampaikan terkait pengggunaan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) yang benar dan penggunaan kalimat yang menarik.
Workshop “Jurnalis Muda” — Modern Jurnalistik ini merupakan salah satu upaya dalam mendukung perkembangan jurnalistik di kalangan anak muda. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi para jurnalis muda untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi dalam memajukan dunia jurnalistik. Seperti slogan jurnalis muda “Saatnya yang Muda, yang Berkarya!”