Pendidikan Karakter (PENDIKAR) 2024

PENDIKAR atau Pendidikan Karakter merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh SMAN 4 Kota Magelang. Acara ini berkolaborasi dengan Tim Instruktur Secaba Rindam IV/Diponegoro guna membentuk karakter, watak serta kepribadian para siswa dan siswi kelas X agar menjadi individu yang berakhlak baik, berperilaku baik, dan tangguh.

Acara ini dilaksanakan selama dua hari yang meliputi kegiatan PBB/PMM, pemberian materi mengenai kepemimpinan dan pengetahuan dasar bela negara, tata upacara sipil, serta outbond. Kegiatan ini wajib dilaksanakan secara keseluruhan oleh seluruh siswa dan siswi kelas X.

Pada hari pertama, kegiatan ini diawali dengan pembukaan di lapangan barat. Para peserta berbaris dan diberikan instruksi yel-yel. Kemudian seluruh peserta menuju ke lapangan timur untuk mengikuti apel pagi yang dipimpin oleh salah satu dari Tim Instruktur Secaba Rindam IV/Diponegoro yaitu Bapak Farid Kurniawan. Dilanjutkan dengan pelatihan baris berbaris. Setelah itu didalam aula para siswa siswi diberikan waktu untuk ice breaking dan diberikan snack

Para peserta kemudian kembali ke lapangan untuk mengikuti kegiatan penilaian PBB/PMM antar kelas, yang kemudian dimenangkan oleh kelas X-2 sebagai kelas terbaik yang menampilkan baris berbaris tersebut. Dilanjutkan dengan ISHOMA, lalu pemberian materi Pendidikan Bela Negara (Dik Belneg) dan Karakter oleh Kapten A.W. Subhi. Pada sesi materi ini dijelaskan mengenai “Hidup itu pilihan, memilih berbuat yang baik.”

Pada hari kedua, kegiatan diawali dengan melaksanakan apel di lapangan timur. Kemudian, pada kegiatan outbond para peserta duduk melingkari lapangan dan diberikan selembar kertas yang berisikan instruksi dan soal, yang dimana setelah para peserta mengerjakannya, pada bagian instruksi terakhir ternyata para peserta tidak perlu melakukan seluruh instruksi. Permainan tersebut mengajarkan kita untuk selalu teliti pada setiap kegiatan yang kita lakukan. Setelah itu didalam Aula para peserta diberikan snack, dilanjutkan pemberian materi mengenai Tata Upacara Sipil (TUS) oleh Mayor Dhedy sebagai pemateri.

Kemudian para peserta menuju lapangan barat untuk mengikuti kegiatan praktek tatanan upacara sipil. Pada kegiatan terakhir, para peserta diberikan materi mengenai kepemimpinan, bahwa pemimpin harus memiliki sikap yang bijaksana, teliti, tulus, berani, dan setia.

“Yang saya dapatkan dari kegiatan ini adalah saya belajar untuk menjadi siswa yang lebih tertib, dan dapat meningkatkan kemampuan saya untuk melakukan baris berbaris yang mungkin sebelumnya belum bisa menjadi bisa.” Ucap Namira selaku peserta pendidikan karakter.

“Madrasah yang paling baik adalah orang tua” ucap Kapten A.W. Subhi, yang artinya bahwa semua orang tua pasti mengharapkan anaknya memiliki karakter dan watak yang baik. Maka harapannya kegiatan ini dapat menciptakan serta melahirkan siswa dan siswi SMAN 4 Kota Magelang menjadi individu yang lebih baik lagi dalam berperilaku serta berpikir.