Magelang, 3 Juni 2026. Perkemahan Akhir Tahun SMA N 4 Magelang resmi dimulai pada Rabu, 3 Juni 2026 di Pagergunung Rockland. Kegiatan ini menjadi salah satu momen yang paling dinantikan karena bukan hanya tentang berkemah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar mandiri, mempererat kebersamaan, dan menciptakan pengalaman yang berkesan bersama teman-teman.Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan registrasi kehadiran peserta sebelum keberangkatan. Setelah seluruh peserta berkumpul dan melakukan persiapan, perjalanan menuju lokasi perkemahan pun dimulai dengan penuh antusias. Setibanya di Pagergunung Rockland, peserta langsung bekerja sama mendirikan tenda yang akan digunakan selama kegiatan berlangsung. Walaupun cukup melelahkan, suasana tetap terasa menyenangkan karena semua saling membantu dan mulai menikmati suasana perkemahan.
Setelah seluruh tenda selesai didirikan, kegiatan dilanjutkan dengan upacara pembukaan PERAKTA sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan secara resmi. Agenda berikutnya adalah lomba pioneering yang diikuti oleh masing-masing sangga. Dalam kegiatan ini, peserta diminta membuat jemuran menggunakan tongkat pramuka. Selain menguji keterampilan dan kreativitas, kegiatan ini juga melatih kekompakan dan kerja sama antaranggota sangga. Setelah itu, peserta beristirahat untuk melaksanakan ISHOMA sebelum melanjutkan kegiatan sore hari berupa game lapangan. Untuk peserta putri, permainan yang dilakukan adalah estafet air menggunakan sarung, sedangkan peserta putra mengikuti lomba seluncur air. Suasana saat permainan berlangsung terasa sangat ramai dan menyenangkan karena semua peserta ikut bersemangat dan saling mendukung.

Menjelang sore, seluruh peserta melaksanakan salat Ashar bersama sebelum melanjutkan kegiatan malam. Pada malam hari, suasana perkemahan terasa lebih hangat dan tenang. Peserta mengikuti kegiatan pembuatan lampion yang kemudian dilanjutkan dengan renungan malam. Momen ini menjadi waktu untuk menikmati kebersamaan sekaligus merefleksikan pengalaman yang sudah dilalui sepanjang hari. Rangkaian kegiatan hari pertama kemudian ditutup dengan waktu istirahat agar seluruh peserta dapat mengembalikan energi dan bersiap menjalani kegiatan di hari berikutnya.
Pada hari kedua Perkemahan Akhir Tahun Ambalan Abikarya, suasana pagi sudah terasa penuh semangat. Tepat pukul 04.00, para peserta bangun untuk melaksanakan shalat Subuh, lalu bersama-sama membersihkan area perkemahan. Dengan mengenakan atasan biru tua, bawahan hitam, dan setangan leher, untuk melakukan senam pagi. Setelah melakukan kegiatan senam pagi, dilanjutkan dengan persiapan untuk Wide Game. Permainan besar ini dilakukan oleh setiap regu dan ada 1 anggota yang tinggal di tenda untuk menjaga tenda serta melakukan persiapan lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menguji kekompakan regu sekaligus ketelitian dalam menjaga tenda, kegiatan ini berlangsung hingga menjelang siang. Kegiatan ini dipenuhi dengan keceriaan, tawa, dan semangat kerja sama. Sesudah ISHOMA, peserta kembali berkreasi dalam lomba masak, di mana setiap sangga berusaha menampilkan hidangan terbaik dengan kreativitas masing-masing dengan bahan utama masakan kentang. Kegiatan ini berlangsung hingga menjelang sore, lalu kegiatan dilanjutkan dengan shalat Ashar, lalu persiapan pentas seni. Malam harinya, suasana berubah khidmat dengan Upacara Api Unggun.

Api yang menyala menjadi simbol persaudaraan dan semangat juang. Setelah itu, pentas seni berlangsung meriah ada yang menampilkan drama, paduan suara, hingga tarian tradisional dan tari modern Semua peserta larut dalam kebersamaan, saling mendukung dan menikmati penampilan teman-teman mereka. Hari kedua ditutup dengan istirahat pada pukul 22.15. Dengan mengenakan baju bebas sopan, para peserta beristirahat, menyimpan kenangan indah dari hari penuh pengalaman berharga.
Memasuki hari terakhir, para peserta memulai kegiatan dengan bangun pagi dan melaksanakan salat Subuh. Kemudian, peserta melanjutkan kegiatan dengan membongkar dan membersihkan area tenda masing-masing. Selanjutnya, peserta mempersiapkan diri untuk mengikuti upacara penutupan. Upacara ini menjadi tanda berakhirnya kegiatan Perkemahan Akhir Tahun Ambalan Abikarya. Usai upacara selesai, panitia mengumumkan para pemenang dari berbagai perlombaan yang telah dilaksanakan selama kegiatan berlangsung. Setelah itu, peserta melakukan pengecekan barang bawaan untuk memastikan tidak ada yang tertinggal. Kegiatan diakhiri dengan perjalanan pulang dengan membawa kenangan berharga dari Perkemahan Akhir Tahun Ambalan Abikarya.
Penulis : Mohammad Zabran Kale Wahib, Aisya Jacinda Nararya, Najwa Safa Maharani



